Anak-anak sering disinonimkan dengan kertas putih ( warna merah dan hitam ) dapat diartikan memberikan wawasan/warna kehidupan pada anak-anak tersebut. Setiap perilakunya tidak lepas dari sebuah pendidikan yang diberikan oleh orang tua, teman atau orang-oranga yang berada di lingkungan sekitarnya, tanpa kecuali seorang guru. Tanpa di ungkiri seorang guru memberikan peranan yang besar dalam pendidikan. Tetapi jika salah mengajarkan maka akan memberikan sebuah paham yang salah. Mendoktrin atau menanamkan paham ke dalam otak anak-anak, dengan system pendidikan dari masing masing pengajarnya.
Namun karena anak-anak selalu menerima apapun yang diajarkan pengajarnya ke mereka.akanĀ menyebabkan ketidak benaran ilmu yang di dapatnya itu . Anak-anak tidak tidak tau baik atau buruk nya sesuatu yang di berikan oleh pengajarnya. Kalau melihat pakaian dua orang yang sedang menuangkan cairan botol kedalam otak anak-anak seperti pakaian para kaum kapitalis dalam penafsiran kaum kapitalis tersebut sedang menanamkan faham terhadap anak-anak sehingga diharapan anak-anak tersebut berfaham yang sama dan selalu benar dimata mereka yang secara tidak langsung membuat kepribadian yang tidak mempunyai pegangan kuat dalam kehidupan.

